Ulasan Kung Fu Panda 4, Po Pilih Penerusnya Lyricsearch.net Kung Fu Panda adalah film animasi yang membuat kami menyanyikan lagi lagu "Kung Fu Fighting" dari Carl Douglas.

Ulasan Kung Fu Panda 4, Po Pilih Penerusnya

Lyricsearch.net Kung Fu Panda adalah film animasi yang membuat kami menyanyikan lagi lagu “Kung Fu Fighting” dari Carl Douglas. Dapat disebut film ini ialah sebuah franchise yang mempunyai kulturnya sendiri. Seperti Star Wars versus animasi hewan, dengan protagonis yang lebih hidup daripada watak yang dimainkan oleh Daisy Ridley.

Pada tahun 2023 kami dengar jika Kung Fu Panda akan memperoleh sekuelnya. Rupanya perjalanan Po rupanya belumlah usai saat dianya sukses mewariskan tongkat Oogway diakhir Kung Fu Panda 3.

Untung pada awal bulan Maret ini kami berpeluang untuk melihat Kung Fu Panda 4 bisa lebih cepat daripada orang umum. Hingga kami dapat membagi ulasannya berikut ini.

1. Pekerjaan Po Selanjutnya

Seperti umumnya, film ini dibuka sepak-terjang Po (Jack Black) sebagai mgo55 Dragon Warrior, si perlindungan lembah kenyamanan.

Rupanya selainnya harus mengusai berkelahi, seorang Dragon Warrior harus mempunyai penerusnya. Apalagi Po sukses memperoleh tongkat Master Oogway yang dipandang seperti sebuah tanda untuk Master Shifu (Dustin Hoffman). Pada dasarnya, ini ialah saat yang pas untuk Po untuk memberikan gelar Dragon Warrior pada pendekar luar biasa seterusnya.

Acara audisi pada akhirnya diadakan di Jade Palace, Po yang tidak ingin memberikan titelnya, menunjuk diri kita sebagai Dragon Warrior. Menyaksikan hal tersebut, Master Shifu geram, tapi biarkan Po untuk jalani hidupnya sebagai Dragon Warrior.

Di kesempatan yang lain, Zhen (Awkwafina) berusaha mengambil beberapa barang ajaib di Jade Palace. Tindakan ini kedapatan oleh Po, yang mengakibatkan ke-2 nya bertanding cukup seru.

2. Sebuah rasio yang bertambah luas

Kung Fu Panda 4 ialah sebuah film yang mempunyai rasio narasi yang bertambah luas, tehnik animasi yang lebih sulit, tapi watakisasi yang cukup dangkal. Mengapa dangkal? Karena antagonis khusus film ini tidak mempunyai latar narasi yang dalam seperti antagonis sebelumnya.

Pada Kung Fu Panda 1, kita merasakan Tai Lung yang disebut siswa kecintaan Shifu. Sakit hati dan tekad Tai Lung sangat terang, hingga ia pantas jadi lawan khusus. Di seri ke-2 nya kita merasakan Lord Shen yang membatai habis keluarga Panda untuk menjaga kekuasaannya. Di Kung Fu Panda 3 kita bertemu dengan General Kai yang disebut kakak seperguruan Oogway yang pilih sebuah jalan terlarang.

Pada dasarnya semua beberapa musuh Po mempunyai klausa yang pantas untuk di ikuti. Saat ini perbandingan dengan The Chameleon sebagai lawan Po, karena hanya sebuah argumen simpel dan konyol.

Rasanya penjahat di Kung Fu Panda 4 ini adalah dampak langsung dari lazy writing yang semestinya dapat dijauhi. Apalagi ada beberapa narasi yang dapat dipertambah dari dalam atau luar cerita si Dragon Warrior.

3. Ringkasan

Semestinya kami dapat memberi ulasan lebih detil dari mgo55 ini. Tapi karena film Kung Fu Panda ini termasuk ditunggukan beberapa orang, pada akhirnya kami memilih untuk memasukkan sejumlah komponen yang menjejal dari film Kung Fu Panda. Yang terang Dream Works tidak memberi lompatan yang krusial untuk kualitas animasi mereka. Ini sudah pasti kebalikannya dengan Puss in Boots: The Last Wish yang tampil impresif di 2022.

Walau bagaimanapun, kami benar-benar menyenangi pengisian suara yang sudah dilakukan oleh Jack Black dan Awkwafina. Meskipun Awkwafina berasa cukup generik, tapi ia bisa menyeimbangi Jack Black yang telah terlatih memainkan Po. Di luar duet ini, Dustin Hoffman memberi suara terbaik untuk hidupkan watak Master Shifu.

Dengan semua keunggulannya, kami dapat memberi Kung Fu Panda 4 nilai 3,9 dari 5 bintang ulasan. Tidak berlebiah memang jika Kung Fu Panda dapat dikatakan sebagai franchise animasi terbaik yang stabil saat melipur fansnya.