5 Argumen Menonton Sinetron Korea ‘DEATH’S GAME’

5 Argumen Menonton Sinetron Korea ‘DEATH’S GAME’ yang Bertabur Bintang Papan Atas, Ada Search engine optimization In Guk – Park So Dam

MGO303 – Sinetron Korea terkini DEATH’S GAME akan selekasnya tampil di Prime Video di Indonesia dan lebih dari 240 negara dan daerah di penjuru dunia. Sisi 1 dari seri ini akan tampil pertama di tanggal 15 Desember, sedangkan Sisi 2 akan di-launching di tanggal 5 Januari.

Cerita fantasi DEATH’S GAME fokus pada figur Choi Yee-jae ( Search engine optimization In Guk) yang telah berserah dengan kehidupan. Si Kematian ( Park So Dam) selanjutnya menghukumnya untuk bereinkarnasi sebagai 12 orang dengan kehidupan yang tidak sama dan Yee-jae juga harus hentikan kematian mereka yang hendak selekasnya terjadi. Sutradara Ha Byung Hoon, Search engine optimization In Guk, Park So Dam, Kim Ji Hoon, Choi Siwon, Sung Hoon, Kim Kang Hoon, Jang Seung Jo, Lee Jae Wook, Go Youn Jung, Kim Jae Uck, dan Kim Mee Kyung mengulas seri ini selanjutnya pada sebuah acara pertemuan jurnalis.

1. Bertabur Bintang Papan Atas

DEATH’S GAME dapat disebutkan sebagai seri yang banyak tampilkan beberapa bintang terkenal tahun ini. Menggamit banyak beberapa pemain kelas atas, tiap artis mempunyai pengalaman jadi pemain inti di beberapa sinetron terkenal.

Satu pemainnya saja bahkan juga menjadi argumen yang cukup buat melihat seri ini. Sutradara Ha Byung-hoon memberi komentar, “Saya mulai kerjakan dokumennya di bulan Januari tahun kemarin. Saat menulisnya, saya telah memikirkan beberapa pemainnya. Saya pikirkan artis yang mana ingin saya mengajak bekerja sama dan siapa artis yang bisa hasilkan respon yang baik berkenaan proses pemilihan pemainnya.”

Tentu saja si sutradara sudah sukses besar saat pilih barisan pemainnya!

2. Watak yang Berbagai ragam

Dengan adanya banyak beberapa pemain yang hebat ini, Anda bisa menunggu berbagai ragam watak yang memikat. Hukuman reinkarnasi Yee-jae yang membawa ke 12 kehidupan yang tidak sama memungkinkannya pemirsa menyaksikannya hidup sebagai 12 orang yang tidak sama.

Sutradara Ha Byung-hoon menerangkan, “Tiap artis mainkan dua watak sekalian: satu sebagai watak asli mereka dan satunya kembali sebagai Yee-jae yang bereinkarnasi jadi mereka.”

Tiap watak reinkarnasi mempunyai kehidupan dengan background yang berbeda, termasuk ahli waris konglomerat, korban penghinaan, terpidana, mode, dan ada banyak yang lain. Kelihatannya akan memikat buat menyaksikan Yee-jae bereinkarnasi jadi watak selanjutnya.

3. Kembalinya Park So Dam

Artis PARASITE Park So Dam didiagnosa menanggung derita kanker tiroid papiler di tahun 2021 dan DEATH’S GAME juga mengidentifikasi kembali nya ia di sinetron. Si artis bercerita kisah hidupnya dan berbicara, “Sebenarnya, rekondisinya itu susah. Saya berpikir beberapa orang yang mempunyai pengalaman yang sama dengan saya akan pahami bagaimana rasanya.”

Park So Dam bicara mengenai proses pemilihan pemain dan bagaimana sutradara memercayainya hingga memberikannya keberanian untuk ambil peranan itu. Ia mengucapkan terima kasih ke sutradara, Search engine optimization In Guk, dan semua pemain atas perhatian dan kontribusi mereka sepanjang pembikinan seri.

4. Akting yang Realitas

Saat ditanyakan berkenaan ketidaksamaan seri ini dengan MGO777 webtoon aslinya, Sutradara Ha Byung Hoon berbicara, “Menurut saya, kami ingin membuat episode-adegan yang realitas dan ini yang membandingkan serialnya dari webtoon. Misalnya, episode terjun payung, episode perkelahian, dan episode sepeda motor kelihatan riil semua. Mereka mungkin seperti terlihat CG, tetapi beberapa artis betul-betul lakukan ambil gambarnya.”

Sung Hoon mengutarakan, “Saya sebetulnya melonjak sekitaran 13 kali saat shooting episode terjun payung.” Jang Seung Jo share, “Ada beberapa episode di mana saya memakai sepeda motor, hingga saya membuat SIM.”

Lee Jae Wook bicara mengenai bekerja dengan team aktor alternatif yang akrab untuk episode perkelahian dan bagaimana sutradara menyiapkan semua secara detail dan memberi rekomendasi yang berguna. Tidak sabar untuk menyaksikan episode-adegan ini!

5. Pesan dari Seri DEATH’S GAME

Paling akhir, beberapa artis mengulas pesan dari seri DEATH’S GAME. Search engine optimization In Guk bicara berkenaan pesan untuk hargai kehidupan yang kuat dan terang. Park So Dam menambah, “Saat Anda melihat seri kami, saya pikir dengan setahap Anda akan bisa mengulas kehidupan Anda dengan beberapa orang disekitaran. Saya berpikir ini akan membuat Anda berpikiran mengenai kehidupan setiap hari dan siapa diri Anda sebagai pribadi.”

Kim Ji-hoon mengaitkan, “Ada banyak opsi tontonan saat ini. Di tengah-tengah semua opsi siaran, waktu Anda benar-benar bernilai. Saya berharap Anda akan menyempatkan diri Anda untuk seri Death’s Games kami dan menikmatinya.”

DEATH’S GAME gabung ke beberapa ribu siaran dan film yang ada di daftar Prime Video, seperti Comedy Island: Indonesia, Takeshi’s Castle Indonesia, Gagasan Besar, Sabtu Bersama Bapak, dan Induk Gajah; siaran Korea seperti BTS: Yet to Come, The Kidnapping Day, The Killing Vote, HeartBeat, Lies Hidden in My Garden, Tale of The Nine Tailed 1938, dan Jinny’s Kitchen; anime terkenal seperti Rurouni Kenshin; Amazon Orisinal yang mendapatkan penghargaan dan dianggap dengan krisis seperti Gen V, Citadel, The Lord of the Rings: The Rings of Power, The Boys, Tom Clancy’s Jack Ryan; dan juara Emmy dan Golden Globe, Fleabag dan The Marvelous Mrs. Maisel. Pelanggan Prime Video di Indonesia bisa melihat film dan siaran-tayangan ini dimanapun serta kapan pun lewat beberapa ratus piranti yang cocok. Di program Prime Video, anggota bisa mengambil adegan di piranti mobile dan tablet mereka dan melihat dimanapun secara off-line tanpa ongkos tambahan. Prime Video ada di Indonesia pada harga Rp 59.000 /bulan.