Houthi Yaman Ngamuk, Mengancam Ledakan Kapal Sekutu Israel di Laut Merah, AS-Inggris Jadi Korban

MGO777, YAMAN – Milisi Houthi Yaman mengingatkan kapal – kapal dagang internasional tidak untuk lakukan perjalanan ke arah Israel lewat Laut Merah, jika peringatan itu dilanggar pasukan Houthi Yaman tidak enggan meletusan kapal itu memakai drone balistik dan drone membawa senjata.

Teror ini dilemparkan Houthi Yaman sebagai bentuk protes atas agresi dan perlakuan blokade kontribusi kemanusian yang sudah dilakukan Israel di Lajur Gaza, sampai tewaskan lebih dari 17 ribu orang termasuk beberapa anak dan wanita.

“Bila Gaza tidak terima makanan dan beberapa obat yang diperlukannya, semua kapal di Laut Merah yang ke arah dermaga Israel, bisa menjadi sasaran resmi untuk angkatan membawa senjata kami, lepas dari bendera mana kami tidak melihat kewarganegaraan pemilik atau operatornya,” terang pengakuan Houthi.

Beberapa petinggi Houthi menjelaskan perlakuan MGO777 mereka ialah bentuk support pada Palestina. Sementara itu memberi respon teror ini pemerintahan Israel menjelaskan gempuran pada kapal sekutu ialah perlakuan terorisme yang memiliki resiko pada keamanan maritim internasional.

Semenjak perang di antara Hamas dan Israel menghangat, Milisi Houthi Yaman menjadi satu diantara barisan yang vocal memberi support untuk Gaza, seperti baru – baru ini Houthi mulai aktif lakukan gempuran maritim, dengan memperlancar shooting lewat drone dan rudal yang menarget daerah Israel.

Tidak cuma itu barisan Houthi yang bersekutu dengan Iran ikut menembaki beberapa kapal partner kerja Israel seperti Amerika dan Inggris yang lewat di Laut Merah, seperti d ikutip dari The Times of Israel.

Ini diverifikasi secara langsung oleh perusahaan keamanan MGO303 maritim Inggris Ambrey yang memberikan laporan kapal pengangkut curahan kepunyaannya sudah hangus kebakar karena dihajar dua drone Houthi waktu melaut di Laut Merah pada minggu kemarin.

Sebuah kapal container yang sedang bertumpu 101 km dari laut dermaga Hodeida, Yaman utara disampaikan kebakar karena gempuran pesawat nirawak yang ditembakan barisan Houthi.

Susul yang lain, Pentagon menyampaikan kabar sebuah kapal perang punya angkatan militernya dan sejumlah kapal komersil sudah rusak karena terserang bom barisan Houthi saat lewat di Laut Merah.

“Kami ketahui laporan berkenaan gempuran pada USS Carney dan sejumlah kapal komersil di Laut Merah. Kami akan memberi informasi saat ada,” tutur info jubir Pentagon.