Temui IBL 2024, Pelita Jaya Tarik Pelatih dari Australia

MGO777, Jakarta- Pelita Jaya Bakrie Jakarta terus bersiap sesudah hanya jadi runner-up di IBL musim kemarin. Hadapi musim 2024, Pelita Jaya tidak hanya menambahkan amunisi pemain tetapi juga menukar pelatih. Djordje Jovicic diganti oleh Rob Beveridge.

Beveridge bukan pelatih asal-asalan. Ia adalah salah satunya pelatih legendaris dari Australia, secara beragam penghargaan di NBL.

Di tahun 2007, Beveridge sudah jadi kepala pelatih di 14 kejuaraan nasional, sukses capai 10 grand final (1990, 1994, 1998, 2000-2003, 2005-2007). Dia adalah juara penghargaan Coach of The Year sekitar 12 kali, termasuk New South Wales (NSW) Sports Federation Coach of the Year Award (2004), Basketball Australia’s National Junior Male Coach of the Year (2000, 2004, 2005), NSW Basketball Coach of the Year (2000, 2002, 2003), NSW Basketball U22 Coach of the Year (1992, 1997, 1998), dan Penrith Valley Sports Foundation Coach of the Year (2004).

Coach Rob sempat juga jadi finalis Australian Sport Industry MGO777 Coach of the Year Award in 2004. Selanjutnya di tahun 2010, ia dipilih sebagai Western Australia Department of Sport and Recreation High Performnce Coach of the Year. Paling akhir di bulan Oktober 2019, Rob Beveridge dikukuhkan ke Hall of Fame Bola Basket NSW.

Disamping itu Rob sempat juga pimpin tim nasional Australia untuk sejumlah peluang. Seperti raih medali perunggu pada kejuaraan Universiade di Italia tahun 2019, medali emas Commonwealth Game 2016 di Melbourne, dan sebelumnya pernah pimpin team ke FIBA U-19 World Cup 2003 di Yunani. Rob Beveridge adalah ayah dari Jaydon Beveridge, yang profesinya sebagai pelatih bola basket.

Pelita Jaya Bongkar Team

Paling akhir Coach Rob gabung dengan team Rockingham Flames di NBL 1 West sebagai pendamping pelatih. Pelita Jaya menyimpan MGO55 keinginan besar ke Rob agar dapat memberi titel juara di IBL 2024.

Coach Rob akan ditemani oleh Coach Ahang alias Johannis Winar, yang kembali lagi ke Pelita Jaya, dan dikenalkan satu hari sebelumnya. Ahang jadi pendamping pelatih.

Di barisan pemain, Pelita Jaya mengambil sejumlah nama terkenal supaya menjadi juara IBL. Ada Brandon Jawato, Nickson Gosal, Anton Boyratan sampai MVP musim kemarin Reza Guntara dari Prawira Bandung.