Papua Akan Dibuat Pabrik Pupuk Pertama, Jokowi Katakan Begini

Jakarta, MGO777 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) barusan lakukan groundbreaking atau penempatan batu pertama Project Vital Nasional Teritori Industri Pupuk Fakfak di Area Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat pada Kamis petang (23/11/2023).

Dalam peluang itu, Presiden ikut ditemani Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bijakin Tasrif, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Bekas Wali Kota Solo ini akui menyongsong baik pembangunan industri pupuk di teritori Indonesia timur. Ditambah, sepanjang 40 tahun industri pupuk cuma ada di teritori Indonesia sisi barat.

“Telah 40 tahun kita mempunyai lima industri pupuk, semua ada di teritori barat daerah negara kita Indonesia, yang teritori timur tidak ada benar-benar,” tutur Presiden berdasar info tercatat, Jumat (24/11/2023).

Menurut Jokowi, project industri pupuk ini jadi sisi dari hilirisasi bidang energi dan bidang berkaitan yang lain yang mempunyai tujuan tingkatkan ekonomi daerah dan penuhi keperluan industri hulu lokal.

“Oleh karenanya sesudah dengar ada gagasan ini agar selekasnya dilakukan supaya teritori timur punyai industri pupuk dan argumen dibuat di sini karena dekat sama supply gasnya,” tegas Jokowi.

Yang akan datang, suplai gas untuk Teritori Industri Pupuk Fakfak akan disuplai dari Lapangan Gas Asap, Kido, Merah (AKM) yang hendak selekasnya diawali pengembangannya di daerah Teluk Bintuni, Papua Barat.

“Project AKM adalah simpatisan peningkatan petrokimia pertama di Indonesia Sisi Timur dengan supply gas ke Pupuk Kalimantan timur di Fakfak,” tutur Kepala Agen Komunikasi Service Informasi Public dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi.

Project AKM sendiri dioperasionalkan Darurat Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) sebagai operator di Daerah Kerja Kasuri yang sudah mendapat kesepakatan Koreksi POD 1 di tanggal Februari 2023 untuk meningkatkan Lapangan AKM, dengan reserve gas sejumlah 2,6 TSCF.

Project AKM akan menghasilkan cadangan gas (gross) sejumlah 2.244,45 BSCF dan produksi kondensat sejumlah 5,4 MMSTB. Keseluruhan nilai investasi Project ini senilai US$ 3,37 miliar.

Selainnya untuk penuhi keperluan pupuk di daerah Papua, PSN Teritori Industri Pupuk Fakfak ini dipandang bisa menyokong keperluan pupuk di daerah timur MGO55 Indonesia, seperti Maluku dan Maluku Utara.

“Beberapa bisa juga di-export,” kata Jokowi.

Oleh karenanya, Jokowi menggerakkan supaya pembangunan konstruksi teritori itu selekasnya dilakukan dan bisa dituntaskan pada 2038.

“Dengan investasi lebih kurang Rp30 triliun, pabrik pupuk ini bisa mempunyai kemampuan produksi sampai 1,15 juta ton pupuk urea dan 825 ribu ton amonia tiap tahunnya,” ujarnya.