Site icon Lyric Seacrh

Polisi Masih Lacak Kasus Sangkaan Hoax Rocky Gerung, Pencemaran Nama Baik Presiden Jokowi

Polisi Masih Lacak Kasus Sangkaan Hoax Rocky Gerung, Pencemaran Nama Baik Presiden Jokowi

MGO303 , Jakarta – Aparatur kepolisian tetap menginvestigasi kasus sangkaan penebaran informasi berbohong alias hoax yang menangkap Rocky Gerung.

Pemeriksaan beberapa saksi tetap terus dilaksanakan atas 26 Laporan Polisi (LP) yang menyebar di beberapa daerah Indonesia.

“Dari 26 Laporan Polisi, sudah di-BAP sekitar 61 saksi,” tutur Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat diverifikasi, Senin (20/11/2023).

Menurut Djuhandhani, faksinya belum mengagendakan pemeriksaan pada Rocky Gerung selesai status kasus naik dari penyidikan ke penyelidikan.

“Belum,” sebut ia.

Djuhandhani menyebutkan, ada juga tebaran LP dengan detail yaitu dua di Bareskrim Polri, empat di Polda Metro Jaya, 12 di Kalimantan Timur, tiga di Kalimantan tengah, tiga di Sumatera Utara, dan dua di Wilayah Spesial Yogyakarta.

“Penyidik tetap di atas lapangan,” Djuhandhani menandaskan.

Awalnya, Pemerhati politik Rocky Gerung akui ditersangkakan oleh PDIP atas sangkaan pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia juga mengutarakan itu depan capres (calon presiden) Ganjar Pranowo.

Memberi respon itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto awalannya menerangkan, apapun itu argumennya Presiden Jokowi sebagai lambang negara harus disegani.

“Ya menjadi dari laporan team hukum kami itu kan apapun itu Presiden Jokowi ini kan sebagai lambang, puncak pimpinan paling tinggi, itu kan kita harus hargai lepas jika Pak Jokowi memberikan dukungan Mas Gibran,” kata Hasto di Hotel Sari Pasific, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 18 November 2023.

Tetapi, kata Hasto kasus yang diperkarakan PDIP pada Rocky Gerung telah lewat tahapan perantaraan. Dari tahapan itu, sekarang masalahnya telah usai.

“Nach saat ada kata-kata yang kurang patut, waktu itu kami kan berproses, selanjutnya hakim merekomendasikan permufakatan dan terjadi permufakatan,” katanya.

“Karena Pak Presiden sendiri memandang hal tersebut sesuatu hal yang kecil. Karena itu selanjutnya permufakatan sudah tuntaskan, sudah usai, telah berjabatan tangan ya,” terang Hasto.

Rocky Gerung Disampaikan ke Polisi

Sudah diketahui, Rocky Gerung disampaikan ke MGO55 Bareskrim Polri atas video trendingnya yang dipandang mengejek Presiden Jokowi. Disamping itu, ia disampaikan ke Bareskrim berkaitan ucapannya di depan pekerja di Gedung Islamic Center Kota Bekasi pada 29 Juli 2023.

Dalam pengakuannya, Rocky menjelaskan yang dianya jadi terdakwa karena disampaikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Status saya ini terdakwa. Saya ingin berikan di sini jika saya ditersangkakan oleh PDIP,” tutur Rocky.

Meskipun begitu, Rocky memperjelas bukan Ganjar yang membuat dianya menjadi terdakwa.

“Bukan oleh Ganjar (mentersangkakan Rocky),” kata Rocky menjelaskan.

Pengakuan Rocky Gerung

Awalnya, perkataan Rocky dalam jadwal koalisi Besar Koalisi Tindakan Sejuta Pekerja (AASB) pada 29 Juli 2023 di Islamic Center, Kota Bekasi memetik sorotan.

Pengakuan Rocky itu dipandang hoax dan memiliki nuansa provokasi. Karena menunjuk Presiden Jokowi tidak perduli dengan pekerja sampai ajak lakukan people power atau pergerakan warga, diawali 10 Agustus 2023.

Termasuk masalah tekad Jokowi yang ingin menjaga kekuasannya dengan ke Cina. Buat cari investor untuk pembangunan IKN Nusantara, sebagai pemasti nasib atas programnya.

Akhirnya hal tersebut mengundang reaksi beberapa faksi memberikan laporan Rocky dengan delik umum menggunakan Pasal 28 (2) Juncto Pasal 45A (2) Pasal 156 KUHP dan atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 14 (1), (2) dan/atau Pasal 15 UU RI Nomor satu tahun 1946 Mengenai Ketentuan Hukum Pidana.

Exit mobile version