AS dan China Setuju Pertemukan Joe Biden-Xi Jinping Bulan November

Master Gacor Online — Amerika Serikat dan China setuju untuk mengusahakan tatap muka di antara pimpinan ke-2 negara, Joe Biden dan Xi Jinping, pada November 2023 kedepan.
Ini dikatakan oleh petinggi AS sesudah Presiden Joe Biden berjumpa dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Gedung Putih, Jumat (27/10) waktu di tempat.

Biden sendiri sudah mengundang Presiden China Xi Jinping ke San Fransisco, AS pada November kedepan untuk mendatangi tatap muka KTT APEC. Undangan ini ada di tengah kemelut jalinan di antara AS dan China.

Sesudah perbincangan Wang Yi, Gedung Putih menjelaskan jika ke-2 negara setuju untuk menjaga ‘diplomasi tingkat tinggi’ dalam usaha membuat lancar jalinan.

“Kedua pihak memperjelas lagi jika mereka kerja sama ke arah tatap muka di antara Presiden Biden dan Presiden Xi Jinping di San Fransisco di bulan November,” tutur Gedung Putih pada sebuah pengakuan, merilis AFP.

Seorang petinggi menjelaskan jika AS akan memberikan verifikasi kehadiran Xi Jinping pada China.

“Tetapi, kami sedang membuat penyiapan untuk tatap muka seperti itu,” tutur petinggi itu kepada tim Master gacor.

Biden awalnya menjelaskan pada Wang jika AS dan China harus mengurus kompetisi di antara ke-2 negara lebih bertanggungjawab dan lajur komunikasi yang terbangun.

Saat perselisihan di antara Israel-Hamas memanas, Biden menggarisbawahi keutamaan bekerja sama di antara AS dan China untuk menangani rintangan global.

“Petinggi AS mengatakan kedukaan dalam pada keadaan di Timur tengah dan menekan China untuk ambil pendekatan lebih bernilai, termasuk bicara dengan sekutu-sekutunya di situ,” tutur petinggi senior yang lain.

Wang Yi sudah lakukan lawatan 2 hari ke Master Gacor Washington. Ini jadi yang terkini dari rangkaian contact tingkat tinggi di antara AS dan China.

Riwayat seorang Joe Biden:

Joe Biden adalah politisi Amerika Serikat yang menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46. Sebelum terpilih menjadi presiden pada November 2020, Biden telah menghabiskan hampir lima dekade di dunia politik. Dia mewakili Delaware di Senat AS selama beberapa dekade sebelum menjadi Wakil Presiden di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama dari tahun 2009 hingga 2017.

Joe Biden lahir pada 20 November 1942 di Scranton, Pennsylvania. Dia merupakan anggota Partai Demokrat. Sebagai presiden, dia berkomitmen untuk mengatasi berbagai isu yang dihadapi Amerika Serikat, termasuk COVID-19, perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan ekonomi.

Kebijakan utama Biden sebagai presiden mencakup rencana pemulihan ekonomi, rencana infrastruktur, perubahan kebijakan terkait lingkungan, reformasi imigrasi, serta perluasan akses terhadap layanan kesehatan. Kepemimpinan Biden juga mencakup fokus pada pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, dan advokasi untuk persatuan di tengah perpecahan politik yang terjadi di Amerika Serikat.

Namun, informasi dan kebijakan yang terkait dengan Joe Biden dan pemerintahannya mungkin telah mengalami perubahan sejak waktu terakhir saya memiliki akses informasi, yaitu pada Januari 2022. Hal-hal tertentu seperti kebijakan baru, peristiwa terbaru, atau perubahan signifikan lainnya mungkin terjadi setelah waktu tersebut.

Riwayat seorang Xi JinPing:

Xi Jinping adalah seorang politikus Tiongkok yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok (PKT) sejak tahun 2012. Pada tahun yang sama, Xi Jinping juga menjadi Presiden Republik Rakyat Tiongkok. Sebagai seorang pemimpin yang berpengaruh, dia memiliki otoritas yang sangat besar di Tiongkok.

Xi Jinping dikenal karena kebijakan-kebijakan yang menguatkan otoritas partai dan negara, serta kampanye anti-korupsi yang luas yang telah berlangsung selama pemerintahannya. Dia juga memperjuangkan berbagai inisiatif ekonomi seperti “Sabuk dan Jalan” yang bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi Tiongkok dengan negara-negara lain.

Selama kepemimpinannya, Xi Jinping juga memperjuangkan ideologi “China Dream” yang menekankan pada peningkatan kesejahteraan rakyat Tiongkok, kebanggaan nasional, dan peran Tiongkok dalam lingkup global.

Kritik terhadap pemerintahan Xi Jinping terkait dengan kurangnya kebebasan berpendapat, penindasan terhadap aktivis hak asasi manusia, pengawasan yang ketat terhadap media, serta penguatan kontrol atas berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Sejak Januari 2022, informasi atau kebijakan yang terkait dengan Xi Jinping mungkin telah berubah atau berkembang. Pembaruan terbaru terkait peristiwa politik, kebijakan, atau keputusan terkini bisa saja telah terjadi setelah waktu tersebut.