Jakarta, Komunitas server gacor – Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang hendak bekerja pada Oktober 2023 gagasannya akan dibandrol sejumlah Rp 250.000 per-orang. Ini ialah biaya potongan harga yang disarankan ditahan sampai 3 tahun di depan.
Penghitungan biaya ini disarankan oleh Direktur Khusus PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi.

“Biaya kita usulkan ke Kementerian Perhubungan ya, 3 tahun ini disarankan untuk potongan harga biaya Rp 250.000, sama dengan Kereta Api Argo Parahyangan. Agar penumpang pilih apa kereta cepat, mereka yang ingin cepat. Kemungkinan yang sama sesuai perjalanannya dengan KAI silakan gunakan KAI. Rp 250.000 itu untuk kelas II ya,” ucapnya dijumpai di Stasiun Halim Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jakarta Timur, d ikutip Detikcom, Minggu (13/8/2023).

Sayang, Dwiyana tidak mengutarakan harga biasa dari Kereta Cepat Jakarta- Bandung itu. Dwiyana cuma memperjelas jika harga itu dipandang telah bagus
“Yang terpenting Rp 250.000, dahulu untuk memancing ketertarikan berpindah dari jalan tol ke Kereta Cepat dan kurangi macet. Semurah kemungkinan Rp 250.000 tentu bagus,” terangnya.

Mendekati eksperimen operasional KA Cepat rekanan Jakarta – Bandung sampai sekarang pembangunan prasarana KA Cepat memperlihatkan perkembangan yang krusial. Perkembangan konstruksi sekarang ini capai 95,57% per Juli 2023. Adapun untuk pembangunan Stasiun Halim telah capai 97,32%, Karawang capai 98,14%, Padalarang capai 67,51%, dan Tegalluar capai 99,82%.

Beberapa penyiapan dilaksanakan seperti uji-coba KA Cepat dengan kecepatan sampai 350 km/h, sertifikasi fasilitas dan prasarana dengan Kementerian Perhubungan untuk memperoleh ijin operasi.

Dengan bertahap KCIC sedang menyiapkan beragam peralatan di tempat stasiun untuk servis dan kenyamanan ke beberapa penumpang. Lewat beberapa penyiapan yang sudah dilakukan di beberapa segi diharap eksperimen dengan penumpang tidak berbayar yang hendak mulai dilaksanakan di awal September bisa berjalan mulus.